You are here: Struktur Organisasi
jSharing - JA Teline III

Struktur Organisasi Polda Metro Jaya

 

Kini, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengeluarkan peraturan Kapolri nomor: 22 tahun 2010 tanggal 28 September 2010 tentang susunan organisasi dan tata kerja pada tingkat Kepolisian daerah, sebagai salah satu upaya restrukturisasi organisasi Polri, guna meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat. Secara organisasi struktur organisasi Polda Metro Jaya terbagi dalam lima kategori, yakni unsur pimpinan,  unsur Pengawas dan Pembantu Pimpinan/Pelayanan, unsur Pelaksana tugas pokok, unsur Pendukung dan Satuan Kewilayahan.

Unsur pimpinan terdiri dari Kapolda dan Wakil Kapolda. Unsur pengawas dan pembantu pimpinan/pelayanan  terdiri dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda), Biro Operasi (Roops), Biro Perencanaan dan Anggaran (Rorena), Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM), Biro Sarana dan Prasarana ( Rosarpras), Bidang Profesi dan  Pengamanan (Bid Propam), Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas), Bidang Hukum (Bid Kum), Bidang Teknologi dan Informasi Kepolisian (Bid TI Polri), Staf Pribadi Pimpinan (Spripim), Sekretariat Umum (Setum) dan Pelayanan Markas (Yanma). Unsur Pelaksana Tugas Pokok yaitu Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Direktorat Intel (Dit Intel), Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum), Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus), Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba), Satuan Brimob (Sat Brimob), Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas), Direktorat Sabhara (Dit Sabhara), Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas), Direktorat Pengamanan Obyek Vital (Dit Pamobvit), Direktorat Polisi Perairan (Dit Polair) dan Direktorat Tahanan dan barang Bukti (Dit Tahti). Unsur Pendukung yaitu Sekolah Kepolisian Negara (SPN), Bidang Keuangan (Bid. Keu) dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid. Dokkes).

Sedangkan dalam melaksanakan perannya sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat serta penegakkan hukum, Polda Metro Jaya dibantu oleh 13 satuan kewilayahan, yang terdiri dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polres Metro Jakarta  Utara, Polres Metro Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Selatan, Polres Metro Jakarta Timur, Polres Metro Tangerang Kota, Polres Kota Bekasi Kota, Polres Kota Depok, Polres Kota Tangerang, Polres Kota Bekasi, Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta, Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Polres Kepulauan Seribu.

 

Now, the head of indonesian police (kapolri) has issued the rule of kapolri no. 22 Year 2010 dated on september 28, 2010 on organizational structure and work order in regional police, as one of efforts of restructuring police organization, in order to improve service excellent for society. Organizational structure of metropolitan jakarta regional
police organization is divided into categories, namely, leader element, supervision and leader assistance/service, element of implementing main task, element of supporting and teritorrial units.

Element of leaders consists of Police Chief and Deputy Chief of Police. Element of supervision and assistant director or the service consist of the Regional Oversight Inspectorate (Itwasda), Bureau of Operations (Roops), Bureau of Planning and Budget (Rorena), Bureau of Human Resources (HR Ro), Bureau of Facilities and Infrastructure (Rosarpras), Division of Professional and Security (Bid Propam), Division of Public Relations (PR Bid), Legal Affairs (Bid Kum), Division of Information Technology and National Police (INP Bid IT), Head of Personal Staff (Spripim), General Secretariat (Setum) and Service Headquarters (Yanma). Element of the Executives for Main Task, namely, the Center for Services of Integrated Police (SPKT), Directorate of Intel (Intel Dit), Directorate General of Criminal Investigation (Dit Reskrimum), the Special Criminal Investigation Directorate (Dit Reskrimsus), Directorate of Narcotics Investigation (Dit Resnarkoba), Mobile Brigade Unit (Sat Mobile Brigade), Directorate of Public (Dit Binmas), Directorate Sabhara (Dit Sabhara), Directorate of Traffic (Dit Lantas), Directorate of Vital Security (Dit Pamobvit), Police Directorate of Waters (Dit Polair) and the Directorate of Prisoners and the goods Evidence (Dit Tahti).Supporting Elements of the State Police School (SPN), Finance Division and the Division of
Medicine and Health Division.

While in carrying out its role as a keeper, protector and public servants and law enforcer, Metropolitan Jakarta Regional Police is assisted by 13 regional units, comprising Central Jakarta Metro Police, North Jakarta Metro Police, West Jakarta Metro Police, South Jakarta Metro Police, East Jakarta Metro Police, Tangerang Metro City Police, Bekasi City Police City, Depok City Police, Tangerang City Police, Bekasi City Police, City Soekarno-Hatta Airport Police, Tanjung Priok Port Police and Kepulauan Seribu Police.