You are here: PID Restro Jak Ut
jSharing - JA Teline III

Profil Wilayah Polres Metro Jakarta Utara

Awalnya di tahun 1966, Polres Jakarta Utara hanya memiliki dua Resort Kepolisian, yakni Resort Kepolisian III Pasar Ikan yang markasnya di Museum Bahari dan Resort Kepolisian IV Tanjung Priok yang markasnya di Pelabuhan Tanjung Priok. Tahun 1978 Komando Resort Kepolisian Metro 72 Jakarta Utara terbentuk dan kapolresnya dijabat AKBP Afandi Herman Sujanadiwirya.

Awalnya wilayah hukum Polres Jakarta Utara memiliki tujuh Polsek. Setelah Kepulauan Seribu menjadi Kabupaten, Polsek di Jakarta Utara tinggal enam, yakni, Polsek Tanjung Priok, Pademangan, Penjaringan, Koja, Cilincing, dan Kelapa Gading.

Masalah sosial di wilayah hukum Polres Jakarta Utara tergolong sangat kompleks dibandingkan dengan wilayah hukum polres lainnya di Jakarta. Sehingga penangannya pun bervariasi, mulai dari kegiatan rutin, khusus maupun penanganan darurat (kontijensi). Di wilayah hukum Polres Jakarta Utara terdapat 15 sentra ekonomi, 2 sentra social budaya dan 2 sentra politik.

Lokasi Polres Metro Jakarta Utara

Adapun Profil Polsek Polsek Jajaran Polres Metro Jakarta Utara diantaranya :

Pusat Informasi Data dan Dokumentasi Bid Dok Kes Polda Metro Jaya

Secara berkala

1.     RKA-KL
2.     DIPA
3.     Penetapan kinerja
4.     LAKIP
5.     Struktur Organisasi
6.     Daftar Nama Pejabat
7.     Tupoksi
8.     Visi dan Misi
9.     DSPP
10.   Nama, alamat dan nomor telepon satker
11.   Data perkembangan jumlah kejahatan:

-    Harian
-    Mingguan
-    Bulanan
-    Triwulan
-    Semester
-    Tahunan

12. Data perkembangan jumlah dan korban kecelakaan lalulintas:

-    Harian
-    Mingguan
-    Bulanan
-    Triwulan
-    Semester
-    Tahunan

-------------------------

Serta Merta

Informasi dini apabila terjadi bencana alam ( early warning system) :
- Meneruskan informasi dini dari badan meteorology klimatologi dan geofisika (BMKG) Ke satwil – satwil apabila terjadi gempa bumi.

----------------------

Setiap saat

1.      Program kerja tahunan
2.      SOP
3.      Pengadaan barang dan jasa
4.      Data jumlah kejahatan
5.      Data jumlah kecelakaan lalu lintas